D III Keperawatan

Program studi D III Keperawatan telah berdiri sejak tahun 1994 dengan bentuk pendidikan Akademi Keperawatan (AKPER) Karsa Husada Garut di bawah pembinaan Departemen Kesehatan. Selanjutnya program studi ini mengalami perubahan bentuk pendidikan menjadi program studi D III Keperawatan seiring dengan perubahan bentuk AKPER menjadi STIKes Karsa Husada Garut ada tahun 2007 melalui izin penyelenggaraan SK. MENDIKNAS RI NOMOR : 129/D/O/2007.

Visi

Mewujudkan Pendidikan yang bermutu dan unggul dalam bidang Keperawatan Medikal Bedah, sehingga mampu bersaing ditingkat regional dan nasional 2012.

Misi

  1. Mendidik mahasiswa sebagai professional Keperawatan yang memiliki integritas.
  2. Mengembangkan institusi dengan tata kelola organisasi terbaik yang menjadi katalisator dan inspirator bagi pengembangan kesehatan masyarakat.
  3. Meningkatkan hubungan dengan stakeholder dalam pengembangan institusi yang berkelanjutan
  4. Meningkatkan employe value dengan budaya kerja yang inspiring dan prestatif.

Tujuan

  1. Menyelenggarakan pendidikan sebagai wahana pengembangan teori dan praktek Keperawatan khususnya pada tingkat lokal dan nasional
  2. Mempersiapkan lulusan di bidang Keperawatan yang memiliki kompetensi ditingkat internasional
  3. Mengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang Keperawatan yang ditunjang penguasaan teknologi dan bahasa asing.
  4. Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tentang ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk dapat menerapkan bidang keahliannya.

Kurikulum

Kurikulum program studi D III Keperawatan dirancang sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi. Kurikulum dirancang sesuai visi dan misi tujuan serta sasaran program studi. Penyusunan kurikulum mengacu pada kepMendiknas RI No 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil belajar mahasiswa dan KepMendiknas no. 045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikan tinggi Pendidikan DIII Keperawatan merupakan pendidikan vokasional yang bertujuan mencetak tenaga kesehatan yang profesional. Perbandingan kurikulum teori dan Praktek = 60% Praktek :40% teori

Realisasinya kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip : (1) Adanya standar kategori mata kuliah pengenalan (Introduction), lanjutan (Intermediate), dan advance, (2) Kurikulum terdiri atas klasifikasi mata kuliah inti dan mata kuliah penunjang, (3) Organisasi kurikulum antara kelompok bidang ilmu dan profesi dilakukan secara concurrent, (4) Perkembangan dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan kebutuhan profesional lulusan.

Kurikulum program studi D III Keperawatan berorientasi pada perkembangan ilmu dan profesi keperawatan dengan memperhatikan lapangan kerja. Relevansi kurikulum sesuai tuntutan stakeholdermenjadi salah satu komponen penting dalam pengembangan kurikulum. Untuk memenuhi tuntutan tersebut secara berkala review dan evaluasi kurikulum dilakukan dengan mengacu pada kondisi, tuntutan, kebutuhan serta perkembangan lapangan. Kurikulum dikembangkan dengan pendekatan Concurrent, melalui pendekatan ini mata kuliah yang mengembangkan kemampuan bidang studi Keperawatan dengan mata kuliah yang mengembangkan kemampuan profesional keteknikan dan mata kuliah yang mengembangkan kepribadian calon ahli madya diorganisasikan secara bersamaan. Dengan pendekatan concurrent, struktur kurikulum menempatkan kelompok mata kuliah MKB, MKK, MPB, MPK dan MBB dalam satu susunan yang memungkinkan mahasiswa mempelajarinya dalam waktu bersamaan. Dengan organisasi seperti itu mahasiswa diperkenankan pada tugas–tugas profesionalnya secara utuh sejak awal pengalaman belajar mereka dalam suasana yang konduksif. Melalui organisasi concurrent terjalin interaksi antara materi perkuliahan bidang studi D III Keperawatan dengan materi perkuliahan bidang profesi sehingga pendalaman dan penghayatan terhadap profesi yang akan diemban menjadi semakin kental (intense). Kurikulum program studi D III Keperawatan dirancang dengan mengacu pada berbagai kompetensi yang harus dikuasai lulusan yang mencakup kompetensi dan profesionalisme. Diharapkan dengan kompetensi tersebut lulusan D III Keperawatan memiliki kepribadian yang utuh dan tangguh, memiliki keunggulan–keunggulan   profesional agar mampu menghadapi dan memecahkan berbagai problema yang dihadapi, mampu berkompetisi dan melakukan kemajuan-kemajuan. Kurikulum Keperawatan dikembangkan dengan menggunakan pendekatan topik inti yang mengacu kepada konsep – konsep dasar yang esensial dari disiplin ilmu yang terkait. Topik inti merupakan aspek – aspek substantif esensial bagi bidang keperawatan, substantif esensial dapat berupa materi disiplin ilmu Keperawatan dan kompetensinya.

Disiplin ilmu Keperawatan dalam implementasinya menggunakan berbagai disiplin ilmu seperti, keperawatan dasar, keperawatan anak, keperawatan medikal bedah, keperawatan jiwa dan umum, secara sinergis keseluruhan ilmu terapan tersebut terakomodasi dalam materi pembelajaran yang menjadi konten kurikulum. Kurikulum D III Keperawatan mengakomodasikan kebutuhan mahasiswa untuk melanjutkan studi pada jenjang S1 dengan materi bidang studi yang luas. Lulusan Keperawatan dapat studi lanjut pada program studi bidang Keperawatan lainnya. Kurikulum juga diperkuat dengan berbagai mata kuliah yang dapat mengembangkan pribadi mahasiswa, baik dalam konsep berpikir maupun kemandirian berpendapat, melalui kegiatan diskusi ilmiah, penelitian, penulisan karya ilmiah dan aktivitas akademik lainnya. Muatan mata kuliah Tugas Akhir, Praktek lapangan dan Mata Kuliah praktikum bidang Keperawatan memberikan keahlian khusus (life skill) pada mahasiswa untuk mengembangkan diri, berkarir di bidang usaha yang berkaitan. Kelemahan yang dihadapi dari sisi komponen kurikulum yaitu beban SKS yang harus di tempuh mahasiswa sebanyak 116 SKS, sehingga rata-rata penyelesaian studi mahasiswa sekitar 3 (tiga) tahun. Mahasiswa secara komprehensif dibekali berbagai kemampuan dalam ilmu Keperawatan. Keahlian ini memberi peluang bagi mahasiswa untuk berkarya di bidang Keperawatan maupun menjadi tenaga profesional khususnya di bidang Keperawatan. Tantangan yang dihadapi dari sisi kurikulum yaitu kecenderungan global menuntut kurikulum dengan pembaharuan mutu terhadap standar yang bersifat global.

Status Akreditasi

Status Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor : 0521/LAM-PTKes/AKr/Dip/IV/2016. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karsa Husada Garut Program D III Keperawatan dengan nilai 312 Peringkat B. Masa berlaku terhitung mulai tanggal 17 April 2016  sampai dengan 17 April 2021.