Sejarah

Pencapaian kesejahteraan bidang kesehatan diperlukan tenaga kesehatan professional yang mampu mengedepankan kualitas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tenaga perawat dan bidan sebagai bagian dari tenaga kesehatan, tentunya mempunyai peranan penting dalam upaya pencapaian kesejahteraan bidang kesehatan melalui penanganan masalah kesehatan sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara optimal.

Seiring dengan tuntutan profesional tenaga kesehatan, maka Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menuntut adanya peningkatan kemampuan profesional dari tenaga Perawat maupun Bidan. PPNI menghimbau kepada seluruh tenaga Perawat meningkatkan profesionalismenya sehingga diharapkan pada tahun 2015 seluruh tenaga perawat Indonesia mempunyai basic pendidikan minimal S1 Keperawatan.

Untuk memenuhi tenaga kesehatan yang profesional tersebut diperlukan upaya pelatihan dan pendidikan secara dinamis yang melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat. Yayasan Dharma Husada Insani Garut yang menaungi Akademi Keperawatan (Akper) Karsa Husada Garut mencoba berperan aktif dalam memfasilitasi program pendidikan dengan meningkatkan status pendidikan Akper Karsa Husada Garut menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut. Upaya konversi bentuk pendidikan tersebut telah mendapatkan izin dari Menteri Pendidikan Nasional pada tahun 2007 melalui SK. MENDIKNAS NOMOR : 129/D/O/2007. Adapun program pendidikan yang berada dibawah pengelolaan pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karsa Husada Garut berdasarkan izin tersebut meliputi program D III Keperawatan dan Program S1 Keperawatan.

Program studi D III Keperawatan telah didirikan sejak dibentuknya pendidikan Akademi Keperawatan Karsa Husada Garut yaitu tahun 1994, dalam pembinaan Departemen Kesehatan RI, sedangkan Program Studi S 1 Keperawatan terbentuk seiring dengan izin pelaksanaan pendidikan Sekalah Tinggi Ilmu Kesehatan Karsa Husada Garut yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada tahun 2007 melakui SK. MENDIKNAS RI NOMOR : 129/D/O/2007.

Yayasan Dharma Husada Insani Garut juga menaungi program pendidikan kebidanan yang berbentuk Akademi Kebidanan Karsa Husada Garut yang mendapatkan izin penyelenggaraan pendidikan dari Menteri Pendidikan Nasional pada tahun 2006 melalui SK MENDIKNAS RI Nomor : 67/D/O/2006 . Dalam proses selanjutnya Akademi Kebidanan Karsa Husada Garut tersebut digabungkan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karsa Husada Garut dan telah mendapatkan izin operasional dari Mendiknas pada tahun 2008 melalui SK MENDIKNAS RI Nomor : 91/D/O/2008. Berdasarkan surat keputusan tersebut, maka program studi yang terdapat pada STIKes Karsa Husada Garut sejak tahun 2008 meliputi program studi D3 Keperawatan, D3 Kebidanan dan S1 Keperawatan.

Perkembangan selanjutnya STIKes Karsa Husada Garut memandang perlu untuk dibentuknya program studi baru yaitu program studi Profesi Ners sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program studi S1 Keperawatan. Pada tahun 2012, STIKes Karsa Husada Garut mendapatkan izin penyelenggaraan program studi Profesi Ners melalui SK KEMENDIKBUD RI Nomor 53/E/O/2012. Pada tahun 2013, STIKes Karsa Husada Garut juga menambah program studi D3 Analis kesehatan dengan izin penyelenggaraan pendidikan melalui SK KEMENDIKBUD RI Nomor 234/E/O/2013, sehingga pada saat ini program studi yang berada di bawah naungan STIKes Karsa Husada berjumlah 5 program studi yaitu program studi D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Keperawatan, Profesi Ners dan D3 Analis Kesehatan.